Artikel Persuasif Semakin Diminati, Begini Cara Mudah Menulisnya

Artikel Persuasif Semakin Diminati, Begini Cara Mudah Menulisnya

Artikel Persuasif Semakin Diminati, Begini Cara Mudah Menulisnya

Artikel Persuasif Semakin Diminati, Begini Cara Mudah Menulisnya

felicia October 8, 2020
Artikel Persuasif Semakin Diminati, Begini Cara Mudah Menulisnya
Artikel Persuasif Semakin Diminati, Begini Cara Mudah Menulisnya

Artikel persuasif saat ini mulai diminati, sebagai salah satu teknik pemasaran. Bagi Anda yang ingin terjun ke dunia penulisan artikel. Menguasainya bisa dijadikan modal penting. Untuk memahaminya tidaklah sulit, pada intinya setiap kata yang ada didalamnya mengandung ajakan untuk melakukan sesuatu.

Ajakan dan perintah ini dilakukan langsung, ditempatkan di bagian akhir paragraf. Bisa dikatakan, penulisan ini merupakan bentuk hipnotis. Poin yang digunakan dari awal sampai akhir selalu berhubungan. Sehingga, benang merah dari tulisan Anda bisa disimpulkan dengan berbagai tindakan, bukan hanya sekedar dibaca saja.

Paragraf Awal dan Akhir Jadi Modal Penting

Penentu keberhasilan dari artikel persuasif adalah paragraf awal. Langsung saja pada intinya, jangan berputar-putar dan keluar dari tema serta pokok bahasannya. Buatlah pernyataan yang membuat orang penasaran, boleh sedikit kontroversi tetapi, harus tetap berdasarkan kenyataan dan fakta.

Sehingga, tidak ada salahnya sebelum menulis Anda melakukan riset kecil. Bisa melalui google atau mungkin bacaan lainnya. Kemudian, kembangkan menjadi paragraf sebab dan akibat di setiap kalimat. Usahakan, mengandung berbagai informasi yang diperlukan oleh para pembaca. Bisa tentang, bahan, manfaat, kegunaan, atau bahkan jenisnya.

Dari sini, tulisan Anda memiliki pola seperti piramida. Di mana, content, pembaca dan produk berada disatu garis, saling berhubungan satu sama lain. Hal inilah yang biasanya ditawarkan oleh berbagai agensi penulisan artikel murah ke berbagai perusahaan. Tujuannya memaksimalkan promosi supaya lebih efektif.

Penulisan artikel persuasif selanjutnya ada di akhir paragraf. Disini, penulis memberikan kesimpulan dari berbagai pernyataan yang sudah Anda berikan diatas. Cara menuliskannya pun cukup mudah, hanya saja Anda perlu mengetahui informasi lengkap mengenai produk atau perusahaan tersebut.

Gaya penulisannya hampir sama seperti Anda menulis iklan. Tetapi, cukup tulis kelebihannya saja. Jangan terlalu berlebihan, dan tunjukan langsung bagaimana cara pelanggan bisa menghubungi atau mendapatkan produknya. Jelaskan saja secara umum, jangan terlalu jelas. Setidaknya, 1 sampai 2 paragraf saja.

Gunakan Kalimat Fakta Berdasarkan Data

Dalam menulis artikel ini, jangan sembarangan menggunakan data. Usahakan cari selengkap mungkin dan sesuai dengan fakta di lapangan. Buatlah paragraf pendek saja, jangan terlalu panjang, agar poin yang disampaikan mengena kepada pembaca. Lebih baik lagi berdasarkan kisah nyata, sehingga bisa memberikan contoh nyata.

Hindari kata yang menyudutkan, walaupun hal itu adalah kenyataan. Pada dasarnya, konsep penulisan mirip dengan tulisan untuk produk iklan. Hapus jauh-jauh kalimat yang menimbulkan persepsi negatif dari pembaca. Bila itu terjadi akan berakibat pada performa artikel dalam metode pemasaran.

Bila dalam mencari data terdapat komentar negatif, cobalah untuk merubahnya menjadi positif. Anda bisa mencari celah walau itu hanya sedikit. Usahakan dalam setiap poin, Anda menyertakan kalimat promosi, tetapi cukup disamarkan saja. Sebagai contoh, produk makanan cepat saji.

Sisipkan kalimat promosi berupa kalimat dalam iklan di televisi secara eksplisit, atau ciri khas dari produk tersebut. Penyisipan seperti ini dinamakan sebagai hypnotic writing, secara tidak langsung, pembaca akan menangkap maksud dan tujuan Anda di akhir paragraf. Langkah terakhir mulailah mencoba dari sekarang.

Semakin banyak produk, membuat berbagai perusahaan harus pintar dan kreatif mengembangkan teknik pemasaran. Dari segi biaya, tidak terlalu mahal karena biasanya penulisan artikel perhitungannya per kata. Artikel persuasif adalah solusi teknik pemasaran baru di era digital seperti saat ini.